Monitoring dan Analisis Gangguan Fisiologis Tanaman Padi di Desa Perbangunan
Kamis, 23 Juli 2026, telah dilaksanakan kegiatan pengukuran pH tanah dan air serta analisis tanaman padi yang mengalami gejala gangguan fisiologis di areal persawahan Kelompok Tani Tani Gambir, Pasar XI Darat, Desa Perbangunan, Kecamatan Sei Kepayang, Kabupaten Asahan.
Kegiatan ini dihadiri oleh POPT Riyanti Laura Pasaribu, POPT Moses Siahaan, Korluh Dian Partawijaya, PPL Syaprizal, Kasi Pelayanan Kecamatan Sei Kepayang Erliansyah Lubis, Staf Pemerintah Kecamatan Samsul MT, serta anggota Kelompok Tani yang dipimpin J. Pandiangan.
Berdasarkan hasil pengamatan lapangan diperoleh:
📌 pH tanah: 5,1
📌 pH air kanal: 3,40
📌 pH air genangan sawah: 3,19
Sementara itu, kondisi tanaman menunjukkan:
🌱 Akar tanaman mengalami pembusukan berwarna hitam disertai bau akibat serangan bakteri.
🌾 Daun menguning dengan gejala Hawar Daun Bakteri (Kresek).
Tim memberikan beberapa rekomendasi penanganan, yaitu:
✅ Melakukan pengeringan areal sawah hingga tanah retak.
✅ Melakukan pengendalian menggunakan bakterisida.
✅ Memberikan pupuk Silika (Si).
✅ Melaksanakan pemupukan berimbang dengan mengurangi penggunaan pupuk nitrogen (Urea).
Untuk musim tanam berikutnya, disarankan:
✔️ Pengolahan lahan minimal dua minggu sebelum tanam.
✔️ Penggunaan EM4 atau EM21 untuk mempercepat proses pembusukan jerami.
✔️ Aplikasi garam sebanyak 5 kg per rante pada lahan yang tergenang dalam.
✔️ Penggunaan pupuk Rock Phosphate (RP) guna memperbaiki kondisi tanah.
Melalui kegiatan ini diharapkan petani memperoleh solusi teknis yang tepat dalam mengatasi gangguan fisiologis tanaman padi, sehingga produktivitas pertanian di Kecamatan Sei Kepayang dapat terus meningkat.
#KecamatanSeiKepayang #DesaPerbangunan #KetahananPangan #PertanianAsahan #Padi #PoktanTaniGambir #PPL #POPT #PetaniMaju #Asahan




